Recent Posts

Binge Watching itu Asyik, Seru, tapi Perlu Batas

12/07/2025
Yaheline

Fenomena binge watching semakin akrab di keseharian kita. Istilah ini merujuk pada kebiasaan menonton beberapa episode serial atau film secara berurutan dalam satu waktu. Didukung kemudahan layanan streaming dan gawai yang selalu ada di genggaman, binge watching bukan lagi aktivitas malam minggu, tetapi sudah menjadi gaya hidup di era digital. Banyak yang menjadikannya sebagai cara melepas penat setelah hari-hari yang padat.

Positifnya, binge watching mampu memberi pengalaman imersif yang membuat penonton merasa terhubung dengan cerita secara lebih dalam. Aktivitas ini juga bisa menjadi bentuk me time yang efektif untuk mengurangi stres, merilekskan otak, atau memperkuat hubungan sosial ketika dilakukan bersama teman atau keluarga.
Hiburan yang menyenangkan tetap membutuhkan keseimbangan agar tidak menggeser waktu untuk tumbuh, berkarya, dan produktif.

Namun, binge watching juga membawa dampak yang tidak bisa diabaikan. Menonton layar selama berjam-jam dapat mengganggu pola tidur, memicu rasa lelah yang berkepanjangan, serta mengurangi fokus pada aktivitas belajar atau pekerjaan. Kebiasaan ini bahkan bisa meningkatkan kecenderungan hidup sedentari, yang berisiko pada kesehatan fisik seperti ketegangan mata, sakit punggung, atau kurangnya aktivitas tubuh. Selain itu, ketika binge watching menjadi pelarian berlebihan, produktivitas bisa menurun tanpa disadari.

Agar kebiasaan menonton tetap menyenangkan namun tidak berdampak negatif, ada beberapa tips yang bisa diterapkan. Pertama, atur batasan waktu menonton dan pilih jam yang tidak mengganggu tidur. Kedua, beri jeda tiap dua atau tiga episode untuk meregangkan badan, minum air, atau berjalan sebentar. Ketiga, pastikan tontonan tetap sejalan dengan kebutuhan emosional; jika merasa stres meningkat setelah menonton, pertimbangkan genre yang lebih ringan. Dan yang terpenting, pastikan aktivitas produktif tetap menjadi prioritas harian.
 

Menurut Dr. Andrea Bonior, psikolog klinis dan penulis buku The Friendship Fix, binge watching dapat menjadi aktivitas yang sehat selama dilakukan dengan kesadaran penuh dan tidak menggantikan kewajiban penting dalam hidup. Ia menekankan pentingnya mengamati pola diri sendiri agar hiburan tetap menjadi penyegar, bukan pengalih yang merugikan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar