Di tengah kesibukan sekolah, tugas, dan hiruk-pikuk media sosial, banyak remaja tanpa sadar terjebak pada hal-hal yang sebenarnya kurang bermutu. Scroll tanpa henti, binge-watching sampai lupa waktu, atau menunda tugas karena “masih bisa nanti” jadi kebiasaan yang tampak sepele. Padahal, waktu remaja adalah masa paling berharga untuk membangun kebiasaan dan kemampuan yang akan menentukan masa depan.
Waktu yang kamu gunakan hari ini adalah versi dirimu di masa depan.
Memilih kegiatan yang bermutu bukan berarti harus serius terus. Bermutu itu bisa belajar skill baru, olahraga, membaca hal yang kamu suka, atau mengerjakan hobi yang bikin kamu berkembang. Intinya, gunakan waktu untuk hal-hal yang bikin kamu jadi versi yang lebih baik, bukan sebaliknya. Ketika kamu mulai mengatur waktu dengan bijak, kamu akan merasakan hasilnya: lebih percaya diri, lebih produktif, dan lebih siap menghadapi tantangan.
Menurut Cal Newport, penulis Deep Work: Rules for Focused Success in a Distracted World, generasi muda perlu belajar fokus pada aktivitas bernilai tinggi jika ingin sukses di masa depan. Ia menegaskan bahwa dunia yang penuh distraksi hanya bisa ditaklukkan oleh mereka yang berani memilih mana yang penting dan mana yang harus ditinggalkan. Pendapat ini menjadi pengingat bahwa menjauhi hal tidak bermutu adalah langkah awal untuk menghindari kerugian—dan membuka pintu masa depan yang lebih cerah.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar